Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

4 Alasan Mengapa Persepsi Masyarakat Buruk Ke Partai Politik

Partai Politik merupakan agen perubahan yang penting dalam sebuah negara yang demokratis yang menganut dan menjalankan prinsip-prinsip demokrasi. tapi kemudian Mengapa di Indonesia dinegara kita yang namanya partai politik itu mendapatkan persepsi yang buruk dari masyarakat. Apa alasannya ? 

Persepsi Buruk Partai Politik

Topik ini menjadi hasil konklusinya atau kesimpulan dari banyak lembaga survei yang akhir-akhir ini melakukan survei terhadap sikap dan persepsi masyarakat Indonesia, dimana salah satu pertanyaan yang penting disitu, institusi-institusi mana yang menurut anda paling Kredibel dan disitu biasanya posisi dari partai politik dan legislatif biasanya berada di dalam urutan yang paling bawah. 

Pertanyaannya kalau kita sudah memilih demokrasi memilih sistem demokrasi Pancasila sebagai sebuah sistem yang menjadi komitmen bersama Berarti partai politik mestinya menjadi sebuah lembaga yang penting juga Lalu Kenapa partai politik masih mendapat resepsi yang buruk dari masyarakat ini ? 

Empat alasannya Mengapa partai politik mendapatkan persepsi yang buruk dari masyarakat.

1. karena kader-kader partai politik sering sekali melakukan tindakan melawan hukum terutama yang  berkaitan dengan korupsi kolusi dan nepotisme. 

Jadi hampir semua partai politik yang ada di Indonesia atau yang duduk di Senayan ada kadernya yang  terlibat di dalam urusan KKN korupsi kolusi dan nepotisme. Dan sebagai pejabat-pejabat yang diberikan amanah oleh masyarakatnya Apakah itu dilegislatif maupun sebagai kepala daerah tentu saja hal ini sangat menyakiti hati masyarakat. hati mereka yang sudah tulus memilih dan menjadi konstituen dari partai politik atau dari sang actor politik tersebut jadi alasan pertama karena Ia kader-kader yang terlibat di masalah-masalah hukum terutama masalah korupsi.

2.  partai politik dilihat sebagai organisasi politik yang birokratis serta oligarkis dimana hanya mementingkan kelompok-kelompok tertentu saja.

Dimana hanya mementingkan keluarganya atau dinastinya saja jadi tidak terlalu terbuka semi tertutup. Jadi kalau sekedar masuk ke dalam partai politik mungkin itu biasa tetapi begitu anda berkarir dalam dunia politik ada kelompok-kelompok yang menjaga agar hanya kelompok itu sajalah yang menguasai struktur atau kebijakan di dalam partai tertentu tersebut. 

Jadi kalau Anda orang biasa-biasa saja orang  yang bukan berasal dari dinasti atau kelompok tertentu tersebut, anda akan memasuki karir yang sangat panjang, untuk bisa menjadi di tokoh-tokoh politik penting, bisa menjadi pejabat-pejabat penting, baik dipartai tersebut atau yang dinominasikan partai tersebut untuk menjabat jabatan-jabatan public. Anda kemudian pasti harus membayar mahal. kemudian dititik tertentu karirnya akan mandek dan stop jadi ini yang membuat masyarakat benci tidak terlalu suka dengan partai politik, mereka mempunyai persepsi buruk terhadap partai politik.

3. Alasan ketiga partai politik dilihat terlalu fokus dan orientasi hanya kepada kekuasaan. 

Mereka hanya ribut dengan hal-hal yang berkaitan dengan jabatan dan kekuasaan tentu saja. memang partai politik dibangun bertujuan untuk memperoleh kekuasaan. mencari kekuasaan mendapatkan kekuasaan itu betul satu poin tetapi fokus terhadap kekuasaan. Ini mengakibatkan mereka tidak focus  terhadap konstituennya. mereka tidak fokus terhadap apa yang menjadi permasalahan dari  masyarakat di lapangan mereka tidak peduli sebetulnya dengan apa yang terjadi dengan petani ,dengan nelayan,  dengan UMKM, dengan para guru, para honorer dan lain sebagainya.  mereka hanya  peduli dengan posisi menteri, posisi tertentu di dalam parlemen dan lain sebagainya.  ini yang mengakibatkan persepsi buruk terhadap partai politik terus berlanjut.

4. Alasan keempat partai politik dilihat hanya sibuk dari satu Pemilu ke Pemilu lainnya.

Dari satu pemilihan presiden ke pemilihan presiden berikutnya.  dari satu pemilihan kepala daerah ke pemilihan kepala daerah berikutnya,  jadi partai-partai politik yang salah satu tugasnya sebetulnya memberikan edukasi kepada masyarakat edukasi politik memberikan pencerahan  politik memberikan kaderisasi politik itu tidak dijalankan oleh partai politik. Di partai politik mereka hanya sibuk disaat-saat menjelang Pemilu saja nah ini yang membuat masyarakat juga benci dan tidak mempunyai persepsi yang baik terhadap partai politik itu sendiri. 

nah itu adalah empat alasan mengapa partai politik mendapatkan persepsi yang buru dari masyarakat masukkan bagi para pengurus elit partai-partai politik yang ada di Indonesia hasil survei yang  menyatakan bahwa partai politik itu adalah institusi yang terburuk dalam hal kredibilitas dalam berhadapan dengan kepentingan-kepentingan masyarakat. 

Baca Juga : 3 Keterampilan Yang Wajib Di Miliki Seorang Politisi

Ini menurut saya harus diperbaiki adalah yang berada di dalam elit kepemimpinan artai politik yang bertugas memperbaiki ini. Elit-elit inilsh yang mempunyai kewajiban untuk memberikan edukasi dan literasi politik kepada masyarakat.  Jangan hanya sibuk disaat pemilu, pileg, Pilpres, Pilkada. di saat-saat itu saja Anda harus senantiasa menunjukkan sikap bisa berada terus di dalam masyarakat bisa terus menjadi solusi bagi permasalahan-permasalah masyarakat bisa memberikan alternative alternatif terbaik bagi permasalahan  yang muncul di masyarakat di suatu wilayah tertentu.  

Anda harus bisa memberikan literasi politik yang mencerdaskan dan mencerahkan bukan hanya sekedar yang berorientasi kepada kekuasaan semata-mata.  bahwa tujuan dari partai politik adalah hal-hal yang berkubur hubungan dan kekuasaan itu kita sama-sama Maklumi, tetapi jangan lupa tugas yang paling penting juga dari Anda adalah bisa memberikan pemahaman,  bisa  mencerdaskan masyarakat dan konstituen terhadap dunia politik sehingga mereka ya ingin masuk kedalam dunia politik itu bisa mempunyai mindset yang tepat bisa mempunyai sebuah platform yang jelas. sehingga kehidupan dan dunia politik ini akan menjadi semakin baik.  demikian dari saya  mudah-mudahan persepsi ini akan berubah dari tahun ke tahun dari waktu ke waktu sehingga partai politik bisa menjadi sebuah institusi  yang baik yang tepat yang Solid untuk bisa membuat demokrasi di Indonesia dan kesejahteraan di Indonesia semakin baik lagi.